Perlindungan Anak dari Paparan Judi Online Perspektif Hukum dan Kebijakan

Authors

DOI:

https://doi.org/10.67467/jisep.v2i2.264

Keywords:

Child Protection, Online Gambling, Digital Literacy, Pancasila, Legal Protection, Prevention

Abstract

Digital technology provides substantial benefits while simultaneously increasing children’s exposure to online gambling through internet access, social media, online games, and gambling promotions, compounded by limited digital literacy and inadequate parental supervision. This study aims to examine child protection from online gambling exposure from legal and Pancasila perspectives and to identify appropriate prevention strategies. This qualitative study employs a literature review approach based on 12 scholarly sources published between 2018 and 2026. The literature was analyzed descriptively and critically, focusing on child protection, online gambling, digital literacy, legal protection, character education, and Pancasila. The findings indicate that children’s vulnerability is influenced not only by technological accessibility but also by limited digital literacy, inadequate family supervision, insufficient content control, and gaps in policy implementation. Legal protection should position children primarily as subjects requiring protection, with emphasis on rehabilitation and restorative justice. The Pancasila perspective reinforces child protection through the principles of humanity, social responsibility, education, and justice. This study contributes by integrating legal protection, digital literacy, character education, family involvement, digital platform responsibility, and Pancasila values as a foundation for preventive and rehabilitative child protection policies aimed at establishing a safe digital environment for children.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Akbar, M. Y., Pradekso, T., & Ulfa, N. S. (2024). Pengaruh terpaan iklan judi online di media sosial, tingkat pengawasan orang tua, dan intensitas komunikasi peer group terhadap minat bermain judi online. Interaksi Online, 12(4), 120–129. https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/interaksi-online/article/view/46758

Alia, T., & Irwansyah, I. (2018). Pendampingan orang tua pada anak usia dini dalam penggunaan teknologi digital. Polyglot: Jurnal Ilmiah, 14(1), 65–78. https://doi.org/10.19166/pji.v14i1.639

Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia. (2025). Survei penetrasi internet Indonesia 2025. https://apjii.or.id

Bani, F. N., Fahrein, S. I., Bhakti, T. Y., Indraswari, S. P., & Rasta, G. (2025). Perlindungan hukum keterlibatan anak dalam promosi judi online. Jurnal Greenation Sosial dan Politik. https://doi.org/10.38035/jgsp.v3i3.454

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.

Databoks Katadata. (2022). Penetrasi internet di kalangan remaja tertinggi di Indonesia. https://databoks.katadata.co.id/teknologi-telekomunikasi/statistik/d100bd73a8e3529

Detik.com. (2024). PPATK temukan peningkatan 300% anak Indonesia terpapar judi online, terbanyak di Jakbar. https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-7630768

Fisher, M. L., Piper, T., Fitzpatrick, M., Mavi, S., Retzer, A., Bradbury-Jones, C., et al. (2025). Legal and regulatory responses to online gambling harms: A scoping review of evidence. Harm Reduction Journal, 22https://doi.org/10.1186/s12954-025-01292-y

GoodStats. (2025). Nilai transaksi judi online tembus Rp100 triliun di 2024. https://goodstats.id/article/nilai-transaksi-judi-online-tembus-rp100-triliun-di-2024-4oHAz

Hati, F. L., Arziqi, R. W., & Putri, R. D. P. (2025). Keterlibatan orang tua dalam meningkatkan literasi digital anak sekolah dasar: Systematic literature review. Jurnal Pendidikan Tambusai, 10(1). https://doi.org/10.31004/jptam.v10i1.36633

Herpindo, H., Singgih, S., Widiyanto, D., Astuty, A., Wulandari, S., & Afiq, M. N. (2025). Literasi digital: Strategi pencegahan judi online di kalangan remaja dan pemuda Desa Candisari. Journal of Innovative and Creative (JOECY). https://doi.org/10.52060/joecy.v1i1.2969

Iskandar, B., Syaodih, E., & Mariyana, R. (2022). Pendampingan orang tua terhadap anak usia dini dalam menggunakan media digital. Jurnal Basicedu, 6(3), 4192–4201. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i3.2781

Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia. (2024). Kemkomdigi dan KPAI perkuat kerja sama untuk lindungi anak dari kejahatan digital. https://www.komdigi.go.id/berita/siaran-pers/detail/kemkomdigi-dan-kpai-perkuat-kerja-sama-untuk-lindungi-anak-dari-kejahatan-digital

Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia. (2025). Laporan penanganan dan pemblokiran konten judi online.

Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. (2023). Modul literasi digital: Cakap bermedia digital. Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia.

Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. (2024). Indonesia makin serius berantas judi online. https://www.komdigi.go.id

Komisi Perlindungan Anak Indonesia. (2025). Laporan perlindungan anak di ruang digital.

Komisi Perlindungan Anak Indonesia. (2025). Meningkatkan keamanan anak di dunia digital: KPAI tekankan regulasi dan edukasi. https://www.kpai.go.id/publikasi/ruang-digital

Kontan.co.id. (2025). Data PPATK: 71% pemain judi online berasal dari masyarakat berpenghasilan rendah. https://nasional.kontan.co.id/news/data-ppatk-71-pemain-judi-online-berasal-dari-masyarakat-berpenghasilan-rendah

Kurnia, N., & Astuti, S. I. (2019). Peta gerakan literasi digital di Indonesia: Studi tentang pelaku, ragam kegiatan, kelompok sasaran, dan mitra. Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO).

Livingstone, S., & Helsper, E. J. (2008). Parental mediation of children's internet use. Journal of Broadcasting & Electronic Media, 52(4), 581–599. https://doi.org/10.1080/08838150802437396

Livingstone, S., & Stoilova, M. (2021). The 4Cs: Classifying online risk to children. London School of Economics and Political Science.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2020). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). SAGE Publications.

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan. (2024). Laporan hasil analisis transaksi terkait judi online.

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan. (2024). Siaran pers PPATK mengenai pemberantasan transaksi judi online. https://www.ppatk.go.id

Republik Indonesia. (1945). Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. https://www.dpr.go.id/jdih/uu1945

Republik Indonesia. (2012). Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak. https://peraturan.bpk.go.id/

Republik Indonesia. (2014). Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. https://peraturan.bpk.go.id/Details/38723/uu-no-35-tahun-2014

Republik Indonesia. (2023). Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab UndangUndang Hukum Pidana. https://peraturan.bpk.go.id/Details/234935/uu-no-1-tahun-2023

Republik Indonesia. (2024). Keputusan Presiden Nomor 21 Tahun 2024 tentang Satuan Tugas Pemberantasan Perjudian Daring. https://peraturan.bpk.go.id/

Republik Indonesia. (2024). Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. https://peraturan.bpk.go.id/Details/273494/uu-nomor-1-tahun-2024

Sahputra, D., Afifa, A., Salwa, A. M., Yudhistira, N., & Lingga, L. A. (2022). Dampak Judi Online Terhadap Kalangan Remaja (Studi Kasus Tebing Tinggi). Islamic Counseling: Jurnal Bimbingan Kon seling Islam, 6(2), 139-156.

Siberkreasi. (2023). Modul literasi digital untuk masyarakat Indonesia. Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi.

Silvia, S., Nurhadi, N., & Astutik, D. (2024). Strategi keluarga dalam mendampingi anak usia 6–12 tahun menggunakan internet. Journal of Education Research, 5(3), 3353–3367. https://doi.org/10.37985/jer.v5i3.1386

Sugiyono. (2023). Metode penelitian kualitatif. Alfabeta.

Syihabuddin, A., & Syihabbuddin, I. (2026). Kerentanan anak terhadap perjudian online dan dinamika respons hukum positif. Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan. https://cibinstitute.id/index.php/causa/article/view/6679.

Theopilus, Y., Al Mahmud, A., Davis, H., & Octavia, J. R. (2025). The role of parental mediation strategies and online behaviour on internet addiction in young Indonesian children: A parent survey study. Behaviour & Information Technology. https://doi.org/10.1080/0144929X.2025.2578709

UNESCO. (2021). Media and information literate citizens: Think critically, click wisely! UNESCO.

UNESCO. (2023). Global education monitoring report 2023: Technology in education: A tool on whose terms? UNESCO. https://www.unesco.org/gem-report/en/2023-technology

UNICEF Indonesia. (2020). Pedoman perlindungan anak di ruang digital. UNICEF Indonesia.

UNICEF Indonesia. (2020). Situasi anak di Indonesia: Tren, peluang, dan tantangan dalam memenuhi hak-hak anak. https://www.unicef.org/indonesia/id

UNICEF. (2024a). Protecting and prioritizing children's rights and safety in digital environments. UNICEF Office of Innovation. https://www.unicef.org/innovation/stories/protecting-childrens-rights-in-digital-environments

UNICEF. (2024b). Protecting children from violence and exploitation in relation to the digital environment: Policy brief. United Nations Children's Fund. https://www.unicef.org/media/164421/file/ChildProtectionDigitalAge.pdf

UNICEF. (2024c). The State of the World's Children 2024. United Nations Children's Fund. https://www.unicef.org/reports/state-of-worlds-children/2024

Downloads

Published

2026-10-16