Strategi Pendidikan Islam Dalam Mempertahankan Nilai-Nilai Keislaman Di Era Globalisasi Pada Remaja
Keywords:
Strategi Pendidikan Islam, Nilai Keislaman, Globalisasi, Karakter Remaja, Identitas MuslimAbstract
Derasnya arus budaya global hari ini benar-benar memicu krisis identitas dan menggeser nilai spiritual remaja menjadi serba pragmatis. Ini jadi tantangan berat buat dunia pendidikan Islam. Lewat riset ini, penulis ingin memetakan taktik apa saja yang bisa dipakai untuk membentengi moral generasi muda tersebut. penulis mengandalkan metode studi pustaka (library research) dengan pendekatan deskriptif-kualitatif, lalu membedah berbagai literatur akademik terindeks SINTA dan Scopus dari tahun 2021 sampai 2025.
Hasilnya, penulis merumuskan pola integratif yang mencakup empat poros utama. Penulis melihat perlunya kurikulum adaptif untuk internalisasi nilai, optimalisasi lingkungan madrasah atau pesantren, kolaborasi riil antara sekolah, rumah, dan masyarakat, serta pemanfaatan teknologi digital yang bernafaskan Islam. Justru di sinilah letak kebaruan (novelty) studi penulis: menyatukan keempat aspek itu dalam satu bingkai kontekstual yang cocok dengan realitas di Indonesia. Penulis berharap konsep ini bisa membantu guru, pemilik yayasan, dan penentu kebijakan dalam mencetak remaja Muslim yang punya karakter kuat sekaligus melek zaman.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Suluah: Journal of Insight

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NoDerivatives 4.0 International License.





